Selasa, 5 April 2011

Death of Kurt Cobain


Kurt Cobain dijumpai mati dirumahnya bertempat di 171, Lake Washington Boulevard di Seattle, Washington, United States pada 8 April 1994 oleh Gary Smith pekerja dari Veca Electric. Smith tiba di rumah pada pagi itu untuk memasang lampu sekuriti dan menjumpai mayat Cobain di dalam. Smith menjumpai surat bunuh diri dengan pen yang trsekat di bawah tepi pasu bunga. Shotgun yang dibeli untuk Cobain oleh Dylan Carlson ditemui berada di dada Cobain. dia telah mendengar lagu dari album R.E.M's sebelum mengambil nyawanya sendiri. Sijil Kematiannya menyatakan dia mati akibat tembakan peluru dari dalam mulut ke kepalanya dan membuat kesimpulan kematiannya adalah kes bunuh diri. Report yang dikeluar dengan mengganggarkan Cobain mati pada 5 April 1994.

Selepas beberapa hari Cobain ditemui mati, staff di Seattle Critis Clinic digemparkan dengan panggilan yang bertubi-tubi oleh media dan ditanya tentang kematiannya ada kaitan dengan generasi x dan musik grunge. Selepas menghadiri perhimpunan lilin memperingati Cobain, seorang lelaki berumur 28 tahun balik ke rumah dan melakukan bunuh diri dengan cara yang sama Cobain lakukan. Kematian lelaki ini telah mengundang kegusaran pihak rasmi Seattle tentang cara bunuh diri Cobain yang akan diikut.

Selain itu, ada teori-teori yang muncul untuk menjelaskan kematian Cobain yang sebenarnya. Tom Grant, penyiasat persendirian yang Courtney Love upah untuk mencari Cobain setelah Cobain lari dari Pusat Pemulihan telah menyatakan yang Cobain dibunuh. Teori Grant's dianalisis semula dan diolah oleh Rancangan TV, dalam filem dan buku.

Akan datang: Teori dari pelbagai pihak berkenaan kes kematian Cobain.

Rabu, 13 Oktober 2010

cobain suicide note


To Boddah:

Speaking from the tongue of an experienced simpleton who obviously would rather be an emasculated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand.

All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, ethics involved with independence and the embracement of your community had proven to be very true. I haven’t felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now. I feel guilty beyond words about these things.

For example, when we’re backstage and the lights go out and the manic roar of the crowds begin, it doesn’t affect me the way in which it did for Freddie Mercury, who seemed to love, relish in the love and adoration from the crowd which is something I totally admire and envy. The fact is, I can’t fool you, any one of you. It simply isn’t fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I’m having 100% fun.

Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage. I’ve tried everything within my power to appreciate it (and I do, God, believe me I do, but it’s not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. It must be one of those narcissists who only appreciate things when they’re gone. I’m too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasms I once had as a child.

On our last 3 tours, I’ve had a much better appreciation for all the people I’ve known personally, and as fans of our music, but I still can’t get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There’s good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too fucking sad. The sad little, sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don’t you just enjoy it? I don’t know!

I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what I used to be, full of love and joy, kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm. And that terrifies me to the point to where I can barely function. I can’t stand the thought of Frances becoming the miserable, self-destructive, death rocker that I’ve become.

I have it good, very good, and I’m grateful, but since the age of seven, I’ve become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along that have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much, I guess.

Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I’m too much of an erratic, moody baby! I don’t have the passion anymore, and so remember, it’s better to burn out than to fade away.

Peace, love, empathy,

Kurt Cobain

Frances and Courtney, I’ll be at your altar.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.

I love you, I love you!

Rabu, 6 Oktober 2010

Biography Kurt Donald Cobain


Kurt Donald Cobain lahir pada 20 February 1967, di Grays Harbor Hospital di Abeerdeen, Washington. Anak kepada waitress Wendy Elizabeth Fradenburg dan seorang mekanik auto bernama Donald Leland Cobain. Cobain ada adik perempuan yang bernama Kimberly lahir tahun 1970. Cobain dikenali sebagaibudak yang riang, sensitif dan penyayang di zaman kecilnya. Bakatnya sebagai seorang artis menyerlah dari zaman kecilnya. Biliknya menjadi art studio dimana dia pandai melukis karakter kartun kegemarannya. Dia mula menyanyi dari umurnya 2 tahun.
Apabila umurnya mencecah 8 tahun, ibu bapanya bercerai. Keadaan ini menyebabkan dia berubah secara mendadak. Ibubapa Cobain diketahui mempunyai pasangan masing-masing. Bapanya telah berkahwin dengan Jenny Westeby dan menjaga 2 anaknya dan berpindah bersama Cobain untuk tinggal bersama. Cobain pada mulanya bahagia namun begitu dia mula berubah semenjak ibu tirinya melahirkn anak lelaki. Manakala ibu kandungnya berpasangan dengan lelaki penagih. Cobain sendiri melihat bagaimana ibunya dicederakan sehingga tangan nya patah dan dibawa ke hospital.
Semenjak itu, Cobain menjadi seorang pembuli di sekolahnya. Sikapnya itu membuat ibu bapanya menginginkan Cobain menjalani terapi.
Waktu zaman remaja Cobain, dia tinggal bersama keluarga kawannya Jesse Reed. Lagu Lithium adalah tentang pengalamannya tinggal bersama keluarga Reed. Cobain juga berminat dengan falsafah agama Jainism dan Buddhist. Punca menyatakan nama Nirvana juga dipilih dari kosep agama Buddhist yang bermaksud "freedom from pain, suffering and external world" yang juga bercampur dengan punk rock ethic dan idealogi.
Pada zaman persekolahannya, Cobain berkawan dengan kawan yang homosexual sehingga dibuli oleh pelajar yang homophobic dan menyatakan Cobain gay. Cobain menyatakan yang dia ada semangat gay dan mungkin juga Bisexual. Dia juga ditahan polis kerana melakukan vandalisma dengan mengecat spray dekat pickup truck. Salah satu dari jurnalnya menyatakan "i am not gay, i wish i were, just to piss off homophobes"
Cobain mula tinggal dengain ibunya. 2 minggu sebelum graduation day dia keluar dari Abeerdeen High School kerana menyedari yang dirinya tidak cukup kelayakan untuk graduate. Ibunya bagi peluang samaada ingin bekerja atau meninggalkan rumah. Selepas 1 minggu, Cobain melihat barang-barang dan bajunya diletak dalam satu kotak. Merasakan dirinya sudah dibuang ibunya, dia tinggal bersama rakannya namun tidak lama. Dia pernah menjadi seorang yang tiada tempat tinggal dan tinggal di bawah jambatan. Pengalamannya itu diceritakan pada lagunya "Something in the way".
Pada tahun 1986, Cobain berpindah ke apartment yang sewanya dibayar oleh nya sendiri melalui pekerjaanya di Polynesian Coastal Resort. Dalam masa ini juga dia merantau ke Olympia, Washington untuk pergi melihar rock konsert. Dalam masa perantauan dia berkenalan dengan seorang gadis yang dilaporkan sebagai ilhamnya dalam lagu "About a Girl".
Selepas gadis itu menjauhkanCobain berkenalan dengan Tobi Vail yang merupakan DIY punk zinister dari band yang bernama Bikini Kill. Keadaan ini mengilhamkan lirik "love you so much it make me sick" yang muncul dalam lagu Aneurysm. Vail dikenali sebagai perempuan yang paling seksi dalam punk rock komuniti. Alice Wheeler (sahabat Vail) menyatakan sesiapa yang bersama dengan Vail dianggap sebagai "fashion accesories". namun demikian, Cobain mengharapkan hubungan yang normal bersama Vail. Selama Cobain bersama Vail, mereka bertukar-tukar pendapat dan Cobain meninspirasikan Vail dalam setiap lagunya dalam album Nevermind. Pada satu hari, Vail mengecat spray dinding apartment Cobain dengan menyatakan "Kurt smell like teen spirit". Sebenarnya, teen spirit adalah jenama deodarant yang Vail pakai yang sahabatnya begurau berkenaan bau badan Cobain. Slogan itu adalah inspirasi Cobain atas nama lagu "Smell like Teen Spirit".